Kamu yang Rapuh Perlu Jaga Hati, Kalimat Ini Tanda Mantan Ngajak Balikan tapi Masih Ada Gengsi

kamu-yang-rapuh-perlu-hati-hati-9-kalimat-ini-tanda-mantan-ngajak-balikan-tapi-masih-ada-gengsi kamu-yang-rapuh-perlu-hati-hati-9-kalimat-ini-tanda-mantan-ngajak-balikan-tapi-masih-ada-gengsi

Ngomongin soal mantan itu ngeri-ngeri sedap. Apalagi kalau dulu kamu diputusin pas lagi cinta-cinPerbahasan. Duh, mau bilang masih ada rasa tapi kok gengsi banget rasanya. Namun kalau terus diingat, hatimu yang masih rapuh jadi makin rentan hancur berantakan. Nah buatmu yang lagi rapuh-rapuhnya selepas bubaran, yuk kenali kalimat-kalimat dari mantan yang ada sindikasi ngajak balikan. Biar kamu nggak makin rapuh dan bisa sepenuhnya menentukan sikap ke depannya~

1. “Hai, apa warta?”

Saat udah kira-kira batas bubaran, tapi tiba-tiba dia kirim pesan ‘hai apa maklumat?’ jelas ada maksud tersembunyi di baliknya. Salah satunya ya ngajak balikan tapi masih di level niat doang. Belum eksekusi karena masih ngecek ombak.

2. “Mama nanyain kamu tuh~”

Orangtua biasanya menjadi argumen paling ampuh untuk meTokcerkan basa-basi. Apalagi basa-basi untuk menuju tujuan ngajak balikan, mengatakan ibunya kangen kamu adalah senjata yang cukup cerdas.

3. “Bapak ibu kamu waras kan?”

Selain bilang ibunya nanyain kamu, ada pula ‘modus’ lain untuk meBaikkan basa-basinya. Seperti bertanya tentang kebergairahan orangtuamu ini, yang biasanya langsung menyentuh kalbumu dalam sekali. Yah, tambah rapuh deh hati ini ????

4. “Kamu ada ke kondangan pas siapa? Aku masih sendiri nih…”

Banyak orang yang menganggap ada ke kondangan senorangan itu kurang nyaman. Nah kalau kamu termasuk cela satunya, kalimat dari mantan ini jelas sekali maksudnya. Nanyain kamu ke kondangan sebanding siapa pasti ujung-ujungnya ngajak barengan juga. Kalau kamu iyakan, siap-siap dia akan terus membpublik u nostalgia ya. Karena pada akhirnya dia ingin mengajakmu balikan juga.

5. “Sabtu depan sibuk nggak? Jalan yuk!”

Malam minggu memang momennya berlipat-lipat pasangan untuk kencan. Namun kalau dia mengajakmu keluar atas Sabtu malam atashal kalian sudah bubaran, ini sih jelas muaranya mau kemana.

6. “Tempat makan idola kita dulu lagi ada promo nih. Mau ke sana?”

Alih-alih ada ke rumah dan minta maaf karena udah mutusin kamu, dia malah ngajakin kamu pergi ke tempat makan keberkenanan kalian dulu. Udah ungkapn apa-apa tapi ngajakin ke tempat makan kegemaran kalian berdua? Bisa nebak kan tujuannya ngajakin kamu ke sana!

7. “Selamat ulang tahun ya. Sengaja ngucapin terakhir sih meski kamu inget hehehe.”

Seadilnya ikut mengucapkan selamat ulang pahamn nggak selampau tanda kalau mantan ngajak balikan. Namun kalai disertai dengan asas ‘agar selampau diingat olehmu’ kayak gini, kamu boleh curiga kalau dia masih ada rasa, mau ngajak balikan, tapi terhalang gengsinya yang agam.

8. “Aku habis dinas luar, eh nggak sadar beli pangan kecintaanmu. Nanti aku kasih ke rumah ya~”

Nggak ada angin, nggak ada hujan, tiba-tiba dia bilang ingin ke rumah. Udah gitu sambil bilang membelikanmu incaran keacapan lagi, sungguh modus penambangan tanpa tedeng aling-aling tapi mencoba untuk tetap smooth.

9. “Boleh Tulus nggak? Kangen…”

Satu kata yang bisa meruntuhkan keyakinanmu untuk move on: kangen! Namun kamu perlu hati-hati saat mantan tiba-tiba bilang kangen seperti ini. Sebab ada dua maksud yang tersembunyi: mau ngajak balikan atau sahaja mencari pelampiasan. Tapi keberjibunan sih sepertinya yang beneran mau ngajak balikan. Hanya saja kepentok gengsi dan ego untuk memulai kembali hubungan yang dulu ia putuskan.

Mau menerima ajakannya balikan atau tidak, itu semua kembali ke kamu. Namun kalau kamu masih rapuh sekali, setidak sombongnya nggak gegabah mengambil keputusan soal balikan. Sebab meski kamu tak menngulang kecelaan yang sebanding dan mengorbankan perasaan yang belum sembuh sepenuhnya. Selamat menikmati masa-masa rapuh hati ya!